Minggu, 28 Maret 2010

Petak Umpet

Ada empat teman namanya BEGOK,SOPAN,SANTUN DAN MATI
bermain petak umpet kebetulan begok yang jaga
SOPAN DAN SANTUN ketemu di kamar mandi
nah tinggal mati yang belum ketemu
si begok lari nyebrang jalan mau ketabrak truk...

Sopir truk :Kamu begok ya!!!!!!!! dengan kata kasar
Begok :Iya pak
Sopir truk:Kamu mau cari mati ya....Dengan kata kasar lagi
Begok:Iya pak
Sopir truk :Sopan santun kamu di mana !!!!! dengan nada kasar
Begok :Di kamar mandi pak.saya mau cari MATI dulu pak
Sopir truk :Ini aku yang begoo apa anak ini yang sedeng bicara dalam hati

Tips Menghadapi POLANTAS

Berani enggak “gokil” begini ?

Seorang Polantas menghentikan mobil seorang pria yang ngebut dengan kecepatan tinggi menerobos lampu merah, dan bermaksud menilangnya.

Polantas: “Selamat malam Pak. Tolong lihat SIM-nya”.
Pria : “Wah, nggak ada Pak. SIM saya sudah dicabut gara-gara terlalu sering ditilang”.
Polantas: (Menyeringai) “Oya .? Kalau begitu, tolong perlihatkan STNK-nya”.
Pria : “Nggak punya Pak. Soalnya ini bukan mobil saya. Ini mobil hasil curian”.
Polantas: “Mobil curian?”
Pria : “Benar Pak. Tapi, tunggu sebentar. Kalau nggak salah ingat, saya lihat ada STNK di kotak perkakas di jok belakang waktu saya menyimpan pistol saya di sana”
Polantas: “Hah …? Ada pistol di kotak perkakas?”
Pria : “Iya Pak. Saya menaruh pistol saya di sana ketika saya selesai merampok dan membunuh seorang wanita dan menaruh mayatnya di bagasi”.
Polantas: “Ada MAYAT di BAGASI ..?”
Pria : (Dengan muka dingin) “Iya Pak….”.

Mendengar demikian, dengan panik si Polantas menelepon atasannya yang kemudian menghubungi Kapolda. Tidak berapa lama kemudian, mobil itu segera dikepung oleh mobil-mobil polisi dan Kapolda mendekati si pria sambil memintanya untuk tetap tenang.

Kapolda: “Boleh saya lihat SIM Anda, Pak ?”
Pria : “Oh, tentu”. (SIM-nya masih berlaku dan resmi)
Kapolda: “Mobil siapa ini ?”
Pria : “Mobil saya Pak. Ini STNK saya”. (Juga masih berlaku)
Kapolda: ” Boleh Anda buka kotak perkakas dengan perlahan dan tunjukkan kepada saya pistol Anda di sana ?”
Pria : “Tentu saja Pak, tapi tidak ada pistol disana”. (Tentu saja, memang tidak ada pistol di sana)
Kapolda: “Hmm.. kalau begitu, boleh tolong buka bagasinya? Saya mendapat laporan bahwa ada mayat di sana”.
Pria : “Baik Pak …” (Bagasi dibuka dan memang tidak ada mayat di sana.)
Kapolda: “Saya tidak mengerti. Petugas yang menghentikan mobil Bapak mengatakan bahwa Bapak tidak mempunyai SIM, mencuri mobil ini, punya pistol di kotak perkakas, habis merampok dan membawa mayat di bagasi”.
Pria : “Oh, begitukah ceritanya .? Saya yakin si pembohong besar itu juga mengatakan kepada Bapak bahwa saya ngebut melanggar lampu merah .”.

Bolot

Alkisah seorang tukang becak yang bolot dengan seorang turis dari inggris :

Org Inggris: “COME HERE, COME HERE!”
Tukang becak: “Hah?! GAMBIR???”
Org Inggris : “WHAT?”
Tukang becak : “KUAT koq….”
Org Inggris : “LET`S GO!”
Tukang becak : “Hah?! CENGGO?! Becak bapak lu CENGGO!”

Pencak Silat

Satu ketika teman saya yang tinggal di amerika pulang kerja, tapi ia salah memasukkan nomor alarm karena lupa. Tiba-tiba polisi datang, karena nomor yang dimasukkan salah maka alarm secara otomatis langsung terhubung ke 911.

Polisi bertanya dari mobilnya sambil senapan diarahkan kepada teman saya, katanya, “Where do you come from, Sir?”

Teman saya menjawab, “Indonesia Sir!”

Kebetulan si polisi ini waktu ia dinas di California sempat belajar pencak silat sama orang indonesia. Kemudian polisi ini bertanya, “Do you know pencak silat?”

“Yes, Sir!” teman saya menjawab sambil ketakutan, “PANCASILA: Satu, Ketuhanan Yang Mahaesa, Dua …. (dst.)”

Yang Penting Gratiss

Sepasang suami-isteri yang terkenal pelitnya siang hari itu bersama ke-3 anak2nya yang masih kecil, memanggil sebuah mobil taksi yang kebetulan liwat, lalu menanyakan harganya, yang dijawab oleh sopir itu :

“Untuk orang dewasa ongkosnya Rp.50.000,- per-orangnya, sedangkan untuk anak2 GRATIS-dehhh…..”,

keruan saja jawaban ini membuat keduanya kegirangan, sembari menyuruh ke-3 anak2nya segera memasuki taksinya itu, bokap itu berkata : “Kalian pergilah duluan dengan mobil ini, Papa dan Mama akan menyusul kalian dengan naik bis kota sajaaaaa………”.

Pesawat Tempur Indonesia

Jaman Perang Dunia ke III, Amerika merupakan suatu negara yang menjadi sasaran gempuran negara-negara lain. Yang pertama kali menggempur adalah negara Rusia, ketika pesawat tempur Rusia datang, prajurit Amerika bertariak, “Jendral, pesawat musuh datang..!”. Sang jendral memberi perintah, “Tembak!”. Datang lagi pesawat tempur dari negara-negara lain, sang jendral juga memberi perintah untuk menembak.

Terakhir datang pesawat tempur dari INDONESIA, pasukan Amerika teriak lagi, “Jendral, pesawat Indonesia datang…!”.

“Jangan tembak!”, perintah sang jendral. Prajurit bingung lalu bertanya, “Kok ngga boleh ditembak…???”. Sang jendral dengan enteng menjawab, “ENTAR JUGA JATUH SENDIRI!”.